Tren Belanja Online
Bagi sebagian masyarakat sudah tidak
asing lagi dengan istilah belanja online atau online shopping, karena sudah banyaknya situs belanja online yang
ada di Indonesia maupun di luar negeri. Belanja
online adalah suatu bentuk perdagangan melalui media
elektronik yang dimaksud agar pembeli dapat membeli barang atau jasa yang
ditawarkan oleh penjual melalui akses jaringan internet.
Banyak
yang tidak mengetahui bahwa cikal bakal belanja online sudah ada sejak tahun
1950-an, sebelum internet ditemukan. Tren belanja online telah dilakukan oleh
seorang pengusaha asal Kanada, Lawrence Freiman yang membuka shopfront. Ide Freiman membuat masyarakat Kanada di zamannya
berbondong-bondong mengunjungi sebuah gedung yang terdapat alat canggih untuk
konsumen memilih barang-barang yang ingin dibeli dengan cara mengklik tombol di
alat canggih tersebut.
Di
Indonesia situs online sudah menyebar ke semua media sosial seperti facebook,
instagram, twitter, hingga website yang sengaja dibuat untuk menarik perhatian
calon pembeli dan memudahkan calon pembeli untuk mengaksesnya. Terbukti dengan
adanya grafik pertumbuhan belanja online di Indonesia. Mulai tahun 2012-2015
grafik angka populasi belanja online di Indonesia meningkat dari tahun ke
tahunnya, hal ini memberikan gambaran bahwa semakin banyaknya penikmat baru belanja
online yang ada di Indonesia.
Ada
beberapa contoh situs online shopping
terkenal di masyarakat Indonesia yang juga sudah dipercaya yaitu Tokopedia, Zalora,
Mataharimall, Bukalapak, Elevenia, Blibli, Kaskus dan sebagainya. Tidak hanya
situs tersebut seiring perkembangan yang ada saat ini, mini market atau pun super
market kini sudah memiliki situs belanja online juga. Seperti contoh Alfa
Online dan KLiK Indomaret.
Pertimbangan dalam Berbelanja Online
Menarik
memang belanja online apalagi bagi perempuan yang memang sering dijuluki “ratu
belanja” ketertarikan foto atau gambar yang dibuat menarik yang mungkin membedakan
jika berbelanja konvensional atau langsung ke toko. Produk yang banyak dicari
oleh masyarakat Indonesia di situs online atau online shop ialah pakaian, elektronik, makanan, dan kecantikan.
Yang
paling menarik bagi konsumen ialah dengan penawaran vocer diskon atau potongan
harga yang diberikan berbeda disetiap situs online. Dimana hal tersebut adalah
salah satu cara untuk menarik calon pembeli agar tertarik dan membeli di situs
online tersebut. Hal lain yang menarik dari belanja online ialah metode pembayaran
yang dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti bank transfer, internet banking, credit card, dan cash on delivery (dibayar saat barang sudah
sampai).
Tetapi
tidak dipungkiri munculnya tren belanja online memiliki kekurangan dan kelebihan
untuk para konsumennya. Berikut kekurangan dan kelebihan dari munculnya gaya
belanja online.
> Kelebihan dari berbelanja online:
- Berbelanja dengan cepat dan mudah melalui media elektronik (handphone/laptop) dengan jaringan internet.
- Menghemat waktu.
- Dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.
- Dapat diakses tanpa dibatasi ruang dan waktu.
- Dapat memilih lebih dari satu kategori produk.
- Adanya penawaran potongan harga atau pun vocer belanja.
- Selalu memeberikan promo atau penawaran khusus.
- Metode pembayaran yang mudah.
- Barang yang dibeli dapat di refund (beberapa situis online saja).
- Foto atau gambar menarik perhartian konsumen untuk membeli.
> Kekurangan dari berbelanja online:
- Pengiriman barang yang berdurasi 1-3 hari.
- Konsumen tidak dapat mengetahui secara lengkap mengenai produk sebelum membelinya.
- Konsumen tidak dapat mencoba produk sebelum membelinya.
- Konsumen harus sabar dalam menunggu respon saat ingin mengetahui info produk.
- Konsumen dituntut mengikuti prosedur saat ingin melakukan pemesanan.
- Konsumen dibebani biaya pengiriman.
- Memungkinkan terjadi kesalahaan pada produk yang dibeli (kekeliruan produk yang dikirim).
- Memungkinkan adanya kerusakan pada produk yang dibeli.
- Memungkinkan adanya perbedaan produk kualitas yang ditawarkan difoto atau gambar dengan produk asli saat sudah dibeli.
- Memungkinkan adanya penipuan dalam berbelanja online.
- Sulit membedakan produk asli dan palsu.
Jadi, perkembangan zaman yang ada bisa
bermakna negatif atau positif. Belanja online memiliki nilai yang berbeda
disetiap orang sesuai dengan kepribadian seseorang dalam menilai akan makna
dari tren belanja online Tetapi kita harus tetap berhati-hati dalam menghadapi
tren belanja online tersebut.
